<b><sup>1</sup>ko·ta</b> <i>n</i> <b>1</b> daerah permukiman yg terdiri atas bangunan rumah yg merupakan kesatuan tempat tinggal dr berbagai lapisan masyarakat; <b>2</b> <i>Dem</i> daerah pemusatan penduduk dng kepadatan tinggi serta fasilitas modern dan sebagian besar penduduknya bekerja di luar pertanian; <b>3</b> dinding (tembok) yg mengelilingi tempat pertahanan;<br>--<b> administratif 1</b> kota yg berfungsi sbg pusat pemerintahan wilayah atau daerah tertentu; <b>2</b> wilayah yg dikepalai seorang wali kota, yg bertanggung jawab kpd kepala wilayah kabupaten yg bersangkutan, dan tidak memiliki DPRD sendiri; --<b> batik</b> sebutan lain untuk kota Pekalongan; --<b> buaya</b> sebutan lain untuk kota Surabaya; --<b> hujan</b> sebutan lain untuk kota Bogor; --<b> industri </b>kota yg merupakan tempat konsentrasi industri penduduk yg sebagian besar terlibat dl kegiatan itu; --<b> kembang</b> sebutan lain untuk kota Bandung; --<b> kosmopolitan</b> kota besar yg mempunyai sifat internasional dng banyaknya lembaga yg mewakili lembaga negara lain dan banyaknya penduduk yg merasa dirinya mewakili kebudayaan dan pemikiran internasional; --<b> madya</b> <b>1</b> kota yg merupakan ibu kota daerah tingkat dua (setingkat dng kabupaten); <b>2</b> wilayah yg dikepalai oleh seorang wali kota; --<b> metropolitan</b> kota besar yg menguasai daerah sekelilingnya dng adanya kota satelit dan kota pinggiran; --<b> pahlawan</b> sebutan lain untuk kota Surabaya; --<b> pelabuhan</b> kota yg merupakan peluasan suatu pelabuhan; --<b> pelajar</b> sebutan lain untuk kota Yogyakarta; --<b> perdagangan</b> kota besar ataupun kecil yg berpusat pd suatu pasar atau pusat perdagangan; --<b> pinggiran</b> kota kecil atau komunitas yg berdekatan dng kota metropolitan yg sangat bergantung padanya di bidang ekonomi; --<b> praja</b> daerah dan pemerintahan kota yg setingkat dng kabupaten; --<b> pusat religi</b> kota yg berpusat pd pusat keagamaan spt candi, kuil, dan biara; --<b> satelit</b> <b>1</b> kota baru yg dibangun di dekat atau di pinggir sebuah kota besar dl rangka peluasan kota; <b>2</b> kota yg terletak di pinggir atau berdekatan dng kota besar, yg secara ekonomis, sosial, administratif, dan politis tergantung pd kota besar itu; --<b> suci</b> kota yg menjadi pusat peribadatan dan tradisi spt Mekah, Roma, Yerusalem; --<b> udang</b> sebutan lain untuk kota Cirebon;<br><b>ber·ko·ta</b> <i>kl v</i> berbenteng; berdinding batu;<br><b>me·ngo·ta</b> <i>v</i> <b>1</b> mendirikan tembok sekeliling; membenteng; <b>2</b> <i>cak</i> datang bermukim ke kota;<br><b>me·ngo·tai</b> <i>kl v</i> memberi berbenteng; membentengi; memagari dng dinding batu;<br><b>me·ngo·ta·kan</b> <i>kl v</i> <b>1</b> menjadikan spt kota; menjadikan bersifat kota; menjadikan sbg konsumsi orang kota; <b>2</b> memperkuat dng benteng; memakai sesuatu untuk benteng;<br><b>pe·ngo·ta·an</b> <i>v</i> proses, cara, perbuatan mengotakan;<br><b>per·ko·ta·an</b> <i>n</i> <b>1</b> daerah (kawasan) kota; <b>2</b> kelompok pemukiman yg terdiri atas tempat tinggal dan tempat kerja pertanian;<br><b>ke·ko·ta·an</b> <i>v</i> berhubungan dng sifat atau keadaan kota;<br><b>ke·ko·ta-ko·ta·an</b> <i>a</i> berlaku (berlagak) sbg orang kota