<b><sup>1</sup>ma·sa</b> <i>n</i> <b>1</b> waktu; ketika; saat: --<i> tanam padi telah tiba; bila -- saja,</i> sewaktu-waktu; <i>ada -- nya,</i> ada kalanya; <i>dapat -- nya,</i> terjadi; dapat kesempatan baik; <b>2</b> jangka waktu yg agak lama terjadinya suatu peristiwa penting; zaman: --<i> penjajahan; -- pembangunan; -- baru,</i> zaman baru; --<i> datang (depan),</i> zaman yg akan datang; <b>3</b> jangka waktu tertentu yg ada permulaan dan batasnya: --<i> berahi; -- kanak-kanak; -- kering; -- pacaran;<br></i>--<b> anak-anak</b> masa kehidupan antara dua tahun sampai pubertas; --<b> bakti</b> masa menunaikan tugas; masa untuk mengabdi: <i>dia terpilih kembali untuk -- bakti lima tahun</i>; --<b> berahi</b> lama waktu hewan betina berahi; --<b> bunting</b> <i>Tern</i> lama waktu bunting, yaitu dr saat terjadinya pembuahan sampai hewan beranak; --<b> dewasa</b> masa seseorang menginjak usia kawin dan krn itu dianggap sudah dapat berdiri sendiri dl menanggung hidupnya, lepas dr asuhan dan bantuan orang tua; --<b> emosional</b> masa seorang individu memiliki emosi yg matang, yaitu dl arti stabil, serta dapat diterima oleh masyarakat; --<b> gencat</b> bagian waktu yg tidak digunakan karyawan untuk bekerja walau tersedia pekerjaan; --<b> gencat mesin</b> waktu bagi mesin yg tersedia untuk produksi atau pekerjaan sampingan yg tidak dimanfaatkan krn kekurangan pekerjaan, bahan, atau karyawan, termasuk di dalamnya waktu pabrik tidak dl keseimbangan; --<b> inkubasi</b> masa mulai saat penyebab penyakit masuk ke dl tubuh (saat penularan) sampai saat timbulnya penyakit; masa tunas; --<b> intelektual</b> masa seorang individu telah menguasai pengetahuan yg dapat berguna dl hal menanggapi dan menanggulangi segala masalah hidup; --<b> kanak-kanak</b> waktu seorang individu dl pertumbuhannya masih kecil; --<b> kawin</b> <i>Tern</i> jarak waktu antara perkawinan pertama sampai perkawinan terakhir pd masa bunting; --<b> kering</b> <i>Tern</i> jangka waktu (biasanya sekitar 60 hari) sejak sapi perah tidak berproduksi sampai saatnya diperah kembali; --<b> kerja</b> jangka waktu orang sudah bekerja (pd suatu kantor, badan, dsb); --<b> kini</b> masa yg terbaru (paling akhir); mutakhir; --<b> kosong</b> waktu tidak hamil (bunting); jarak waktu antara beranak dan hamil (bunting) lagi; --<b> laku visa</b> izin yg diberikan kpd pemilik visa untuk tinggal di suatu negara dl jangka waktu tertentu; --<b> lalu</b> masa yg telah lewat; masa terdahulu; --<b> laten</b> masa dl perkembangan seksual antara umur 4—5 tahun dan permulaan masa remaja ketika terjadi peralihan dr masa seksual kanak-kanak menjadi seks dl arti dewasa; --<b> lia</b> <i>Antr</i> masa tertentu yg harus ditaati oleh setiap calon ibu atau bapak, suami atau istri thd beberapa pantangan; --<b> menentang </b>masa seseorang dapat melihat peningkatan dl tingkah laku yg ditandai oleh reaksi motorik dan perasaan yg bertahan kuat thd orang atau barang; --<b> menganggur</b> masa senggang; --<b> menyusu</b> <i>Tern</i> waktu selama anak menyusu pd induk; --<b> pajak</b> jangka waktu untuk menghitung jumlah pajak yg harus dibayar; --<b> pancaroba</b> masa anak memasuki masa remaja, umumnya menunjukkan tingkah laku yg sangat berbeda dng ketika ia masih anak-anak sehingga sering merupakan masalah, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang tua, guru, dan masyarakat, msl anak menjadi sukar dikendalikan, ada kecenderungan melawan, dan ingin berdiri sendiri; --<b> peka</b> <b>1</b> masa yg dialami seseorang, baik dl perkembangan aspek emosinya maupun krn pengaruh kelenjar tubuhnya, msl masa menjelang menstruasi atau menopause; <b>2</b> saat ketika anak sangat mudah menerima rangsangan untuk tumbuh berkembang secara cepat; --<b> penyerahan 1</b> jarak waktu antara pemesanan dan penerimaan barang jika dipandang dr pihak penjual; <b>2</b> jarak waktu antara penerimaan pesanan dan pengiriman barang jika dipandang dr pihak pembeli; --<b> peralihan</b> jangka waktu selama proses berpindah dr satu keadaan ke keadaan yg lain; --<b> percobaan</b> <i>Huk</i> tenggang waktu yg ditentukan oleh hakim, dl waktu itu terpidana tidak boleh melanggar syarat yg ditentukan oleh hakim; --<b> perlindungan</b> masa berlakunya hak cipta; --<b> pertunangan</b> jangka waktu antara saat upacara yg mengikatkan pria dan wanita dl suatu perjanjian akad nikah dan saat upacara pernikahan; --<b> pertunjukan</b> jumlah pertunjukan atau lamanya pementasan drama dsb; --<b> pinjaman</b> jangka waktu yg diizinkan bagi pembaca yg meminjam buku untuk dibaca di luar perpustakaan; --<b> puber</b> masa (kehidupan) usia remaja; --<b> remaja</b> masa antara 12—18 tahun dl proses pertumbuhan seorang individu sesudah meninggalkan masa anak-anak menjelang masa dewasa, tetapi belum mencapai kematangan jiwa; masa puber; --<b> reses</b> masa tidak adanya kegiatan sidang (tt DPR); --<b> sangkal</b> masa perkembangan anak, biasanya kira-kira usia tiga tahun yg anak selalu menyangkal atau bertingkah laku kebalikan dr yg diharapkan dr dirinya; --<b> senggang</b> <i>Tan</i> keadaan petani yg tidak mempunyai pekerjaan di bidang pertanian setelah selesai pemeliharaan tanaman sampai masa panen; masa menganggur; --<b> sidang Dewan Perwakilan Rakyat</b> masa kegiatan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yg terutama dilakukan dl gedung DPR; --<b> subur</b> masa yg besar kemungkinannya bagi seorang wanita untuk hamil; masa yg besar kemungkinannya untuk terjadinya pembuahan; --<b> tenggang</b> waktu penanggungan pengembalian pokok pinjaman dan/atau bunga selama jangka waktu tertentu, guna mencapai akselerasi penanaman modal; --<b> tua</b> waktu dl hidup seorang individu sesudah fungsinya sbg warga masyarakat mulai berkembang; --<b> tunas</b> <i>Dok</i> masa antara waktu terjadinya infeksi dan timbulnya gejala-gejala penyakit; masa inkubasi;<br><b>se·ma·sa</b> <i>n</i> <b>1</b> sewaktu; ketika: <i>- gurunya keluar, murid yg terlambat datang itu menyelinap ke dalam kelas;</i> <b>2</b> sama masa dng; pd ketika yg sama: <i>kakeknya hidup - dng pujangga terkenal itu</i>;<br><b>se·ma·sa-ma·sa</b> <i>n adv</i> sewaktu-waktu